Beredar sebuah video, penangkapan perwira polisi, oleh sejumlah penyidik Ditreskrimum Polda Sumut diduga terlibat kasus penipuan penerimaan calon akpol, di kediamannya di Kabupaten Serdang Bedagai. Pelaku sempat melawan dan menolak untuk dibawa ke polda sumut.
Diketahui, oknum perwira polri itu menjabat sebagai kepala unit Binmas di Polsek Tanjung Beringin, Polres Serdang Bedagai.Terlihat , dari video tersebut. Oknum perwira polri ini yang masih mengenakan pakaian seragam dinas lengkap. Bersikeras menolak untuk tidak diperiksa oleh penyidik polda sumut.
Bahkan, dirinya sempat emosional dengan mengucapkan nada tinggi ke beberapa penyidik yang datang membawa surat tugas, penangkapan.
Sambil marah marah, yang juga di saksikan Wakapolres Serdang Bedagai. Kanit binmas ini pun tidak peduli dan terus melakukan perlawanan tidak terima dijadikan tersangka, dan menolak menyerahkan hp nya untuk disita. Kanit binmas pun sempat teriak menangis merasa tidak mendapatkan keadilan. Karena, dirinya diduga di curangin oleh penyidik krimum Polda Sumut atas kasus dugaan keterlibatan penipuan penerimaan Akpol dengan uang sebesar Rp 1,3 miliar.
Oknum perwira polri ini pun sontak berkata. Ada beberapa polri yang terima setoran uang narkoba tapi malah tidak di tangkap. Hal itu membuat nya tidak adil apa yang dilakukan penyidik Polda Sumut terhadap dirinya.
Sejumlah pihak keluarga oknum perwira polri ini juga Ikut menghalau petugas polisi yang hendak mmebawanya.
Menurut Direktur Ditreskrimum Polda Sumut Kombes pol Sumaryono. IPTU Supriadi ini berperan sebagai penghubung yang mengenalkan pelaku dan korban. Dalam calo penipuan penerimaan taruna Akpol.
Sehingga, pihak propam Polda Sumut harus melakukan pemeriksaan terhadap Iptu Supriadi ini, untuk mengungkap kasus calo penipuan calon taruna akpol.
Tanggal : 29 Maret 2024
Rep, kam : Abhi.
Lokasi : Medan, Sumut.