Korea Utara adalah negara berideologi Juche atau sangat bertentangan dan tak sesuai dengan keyakinan agama.
Konstitusi Korut sebenarnya secara resmi menyatakan kebebasan beragama. Tapi sebenarnya kebebasan ini sama sekali tak ada.
Meski begitu pemimpin Korea Utara Kim Jong-un ternyata mengizinkan umat Muslim di negaranya untuk memiliki rumah ibadah yaitu masjid. Dikutip dari muslimpress, masjid yang terletak di ibu kota Korea Utara, Pyongyang itu diberi nama Masjid Ar-Rahman.
Masjid ini tentu saja tidak dibagun oleh pemerintah Korea Utara melainkan oleh Kedutaan Besar Iran. Faktanya, Masjid Ar-Rahman ini merupakan tempat ibadah pertama dan satu-satunya bagi umat muslim di Korea Utara.
Masjid ini menerima semua jamaah, baik suni maupun syiah, dan membukakan bagi umat muslim lain untuk ikut serta dalam beberapa kegiatan seperti salat berjamaah, salat jumat, ceramah agama dan hari-hari besar umat islam.
Iran awalnya membangun masjid di kompleks kedutaan hanya untuk digunakan oleh staf. Namun sejak beberapa tahun lalu, semua umat Islam di Korut bisa beribadah di Masjid Ar-Rahman.
Menurut diplomat RI disana, beberapa jemaah yang beribadah di Ar-Rahman adalah para diplomat di antaranya dari Iran, Mesir, Malaysia, Pakistan, Nigeria, Suriah, dan bahkan Palestina.