GAZA, KOMPAS.TV - Warga Palestina berbuka puasa di antara reruntuhan akibat agresi Israel di Rafah, Gaza Selatan, pada Sabtu (1/03) waktu setempat.
Umat Islam di Gaza menyambut hari pertama Ramadan di tengah puing-puing dan kekhawatiran akan berlanjutnya serangan Israel.
Ramadan tahun ini dimulai saat gencatan senjata masih berlangsung. Warga Gaza bersyukur karena tidak ada serangan udara yang mengguncang saat berbuka puasa ataupun ledakan saat sahur.
Untuk merayakan puasa perdana yang tenang, umat Islam di Gaza menggelar buka puasa bersama, dengan memasang meja panjang di tengah reruntuhan. Lampu warna-warni juga dipasang di sekitar lokasi buka puasa warga Gaza.
Tahap pertama gencatan senjata berakhir pada Sabtu (1/03), tetapi berdasarkan kesepakatan, pertempuran tidak boleh berlanjut selama negosiasi tahap kedua masih berlangsung.
Israel, Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat sedang membahas negosiasi tahap kedua di Kairo. Hamas tidak hadir dalam perundingan ini, tetapi posisinya telah diwakili oleh mediator dari Mesir dan Qatar.
Baca Juga Ramadan di Gaza, Warga Bertahan Hidup di Tengah Runtuhan Bangunan Akibat Perang di https://www.kompas.tv/internasional/577456/ramadan-di-gaza-warga-bertahan-hidup-di-tengah-runtuhan-bangunan-akibat-perang
#gaza #gencatansenjata #israel #palestina
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/577497/momen-umat-muslim-gaza-buka-puasa-bersama-di-tengah-reruntuhan-ramadan-saat-gencatan-senjata