JEDDAH, KOMPAS.TV - Memenuhi panggilan Allah ke Baitullah untuk berhaji, tak mengenal kondisi.
Siapapun yang telah dipanggil, akan menemukan jalannya sendiri, untuk bisa berangkat ke Tanah Suci.
Seperti yang dialami seorang ibu asal Balikpapan, Kalimantan Timur.
Meski kondisi fisik dan pergerakannya terbatas karena berat badannya berlebih, namun tak menyurutkan semangatnya untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Ida namanya. Wanita asal kloter BPN 15 ini tiba dengan raut wajah bahagia di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi.
Meski harus didorong dengan kursi roda dan dibantu oleh banyak petugas haji Indonesia, namun semangatnya tak pernah surut.
Ia pun bersyukur banyak pihak yang membantunya untuk bisa ke Tanah Suci tahun ini.
Ida sungguh beruntung. Sebab, ia dan anaknya bisa berangkat tahun ini setelah masuk dalam daftar tunggu cadangan.
Sang anak pun mengaku bahagia bisa menemani ibunya berhaji dan menjalankan amanah ayahandanya.
Karena kondisinya, Ida dan anaknya lantas diberangkatkan ke Mekkah menggunakan bus khusus kursi roda.
Bus ini merupakan fasilitas khusus yang disediakan Al Wukalla Company, perusahaan pelayanan haji di Bandara Jeddah.
Total ada 359 jemaah dan petugas yang tergabung ke dalam kloter BPN 15.
Mereka akan diantarkan ke hotel di sektor 10 Kota Makkah sebelum kemudian melaksanakan umrah wajib.
Baca Juga Jelang Puncak Haji di Armuzna, Begini Kondisi dan Persiapan Jemaah Indonesia di Mekkah di https://www.kompas.tv/internasional/596657/jelang-puncak-haji-di-armuzna-begini-kondisi-dan-persiapan-jemaah-indonesia-di-mekkah
#haji #ceritajemaahhaji #haji2025
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/596658/kisah-haru-jemaah-haji-dari-balikpapan-semangat-tunaikan-ibadah-meski-terbatas-fisik