Bupati Raja Ampat Minta Pertambangan Tak Ancam dan Ganggu Satwa!

KompasTV 2025-06-09

Views 2

PAPUA, KOMPAS.TV - Aktivitas pertambangan nikel di Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat, masih dihentikan sementara hingga menunggu keputusan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian ESDM.

Berdasarkan pantauan di area pertambangan nikel yang luasnya mencapai 600 hektar, terlihat sejumlah alat berat terparkir dan tidak melakukan aktivitas sejak 5 Juni 2025.

Hal ini karena dihentikan sementara oleh Kementerian ESDM.

Perwakilan dari PT Gag Nikel mengatakan, setelah melakukan pertambangan, perusahaan akan melakukan penataan ulang hingga penanaman pohon kembali pada area pertambangan tersebut.

Perusahaan menampung limbah pada satu area agar tidak terbuang ke lahan yang belum dibuka untuk pertambangan baru, dan mencegah agar air tersebut tidak terbuang ke laut.

Menurut Bupati Raja Ampat, Origenes Deko Iriano Burdam, aktivitas pertambangan di Pulau Gag sudah sejak tahun 1970 dan kini memasuki kontrak karya kedua.

Namun, kemudian hadir beberapa tambang lain yang memunculkan keresahan masyarakat akan terancam hilangnya satwa darat dan laut.

Bupati Raja Ampat meminta permasalahan segera mereda dan supaya aktivitas pertambangan dan pariwisata tidak mengancam satwa.

Baca Juga Aktivitas Tambang di Raja Ampat Dihentikan Sementara, Begini Respons PT Gag Nikel di https://www.kompas.tv/regional/598499/aktivitas-tambang-di-raja-ampat-dihentikan-sementara-begini-respons-pt-gag-nikel

#tambangnikel #rajaampat #pulaugag #saverajaampat

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/598508/bupati-raja-ampat-minta-pertambangan-tak-ancam-dan-ganggu-satwa

Share This Video


Download

  
Report form