JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekjen PDIPHasto Kristiyanto hari ini bacakan nota pembelaannya di depan majelis hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat pada Kamis (10/07/2025).
Dalam pleidoinya, Hasto menyebut kasusnya merupakan rekayasa hukum dan sarat muatan politis.
Dalam pleidoinya, Hasto menyebut dirinya dikriminalisasi lantaran terlalu kritis terhadap putusan MK Nomor 90 Tahun 2023.
Hasto juga menyebut nama Presiden ke-7 Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dipecat dari Partai PDIP pada tahun 2024.
Pekan lalu, jaksa penuntut KPK menuntut Sekjen PDIP ini hukuman penjara selama 7 tahun atas dakwaan suap dan perintangan penyidikan kasus pergantian antar waktu anggota DPR RI, Harun Masiku.
Baca Juga Bacakan Pleidoi, Hasto Kristiyanto Minta Dibebaskan: Tuntutan 7 Tahun Penjara Terasa Sangat Tak Adil di https://www.kompas.tv/nasional/604357/bacakan-pleidoi-hasto-kristiyanto-minta-dibebaskan-tuntutan-7-tahun-penjara-terasa-sangat-tak-adil
#hasto #pledoi #gibran
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/604372/bacakan-pledoi-hasto-merasa-dikriminalisasi-karena-kritisi-pencalonan-gibran-kompas-petang