Kematian Anggota TNI AD Masih Diselidiki, Diduga Korban Dianiaya Senior | SAPA PAGI

KompasTV 2025-08-08

Views 718

KOMPAS.TV - Seorang anggota TNI Angkatan Darat berpangkat Prajurit Dua (Prada) Lucky Cepril Saputra Namo yang bertugas di Batalyon Teritorial Pembangunan, TP 834 Waka Nga Mere, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, meninggal pada Rabu 6 Agustus 2025.

Sebelumnya, Prada Lucky sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Aeramo selama 3 hari.

Ayah dari Prada Lucky menduga anaknya meninggal akibat dianiaya seniornya di dalam asrama batalyon.

Atas peristiwa ini, sang ayah menuntut agar kasus ini diproses seadil-adilnya.

Sementara, Komandan Peleton dari kesatuan Prada Lucky menyebut pihaknya telah berusaha membawa Prada Lucky ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Hingga kini, jenazah Prada Lucky masih disemayamkan di rumah duka. Sementara, kasus kematian Prada Lucky kini ditangani Subdenpom IX/Ende

Baca Juga Syarat dan Cara Daftar Rekrutmen Tamtama dan Bintara TNI AD 2025: Terbuka untuk Lulusan SMA/SMK di https://www.kompas.tv/pendidikan/597752/syarat-dan-cara-daftar-rekrutmen-tamtama-dan-bintara-tni-ad-2025-terbuka-untuk-lulusan-sma-smk

#tniad #tewas #dianiaya

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/610276/kematian-anggota-tni-ad-masih-diselidiki-diduga-korban-dianiaya-senior-sapa-pagi

Share This Video


Download

  
Report form
RELATED VIDEOS