Ketika pada masa-masa awal proyek-proyek militer itu. Jepang terlihat cukup sukses menggerakkan para pemuda untuk ikut berpartisipasi membantu “saudara tua” itu. Namun, ketika kekalahan demi kekalahan di banyak front pertempuran, masalah mulai timbul.
Distribusi logistik mulai terhambat dan tersendat karena banyaknya jalur laut yang sudah dikuasai oleh sekutu sehingga kapal-kapal Jepang menjadi kesulitan untuk menempuh rute-rute berbahaya tersebut. Selain logistik, tentu saja keuangan Jepang menjadi tersendat.
Biaya perang tentu saja tidak sedikit karena wilayah peperangannya yang maha luas, lebih luas dari daratan Eropa. Satu lautan Pasifik! Jumlah pasukan yang lebih dari 6 juta orang itu tentu saja sangat besar! Mungkin sama banyaknya dengan keseluruhan penduduk Malaya pada masa itu.
Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)
#Riauonline #Riauonlinecoid #sejarahindonesia #romushadijawa
Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.
Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU
Jangan lupa subscribe yaa..
Follow Juga akun Sosial Media kami
https://www.facebook.com/RiauOnlin
https://twitter.com/red_riauonline
https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id
https://www.tiktok.com/@riauonline1
https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR
https://sck.io/u/j3hlxrGg