MAROS, KOMPAS.TV - Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban pertama, dari jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik maskapai Indonesia Air Transport, di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, mengonfirmasi temuan tersebut, berdasarkan laporan komunikasi dari personel di titik pencarian.
Jenazah korban yang belum teridentifikasi tersebut tengah dibawa oleh tim evakuasi menuju Posko Tompo Bulu.
Selanjutnya, jenazah akan dibawa ke Rumah Saki Bhayangkara untuk diidentifikasi oleh Tim DVI.
Prajurit TNI Angkatan Udara, dari pasukan khusus Kopasgat mendekati koordinat, yang diduga bagian dari pesawat ATR 42-500 dengan teknik repling atau fast rope untuk mendekati titik koordinat.
Metode ini dilakukan lantaran sulitnya medan untuk mengakses titik koordinat temuan di puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan.
Kepala Staf Komando Daerah TNI Angkatan Udara II, Marsma TNI Hermawan Widhianto menjelaskan teknik pencarian dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500.
Baca Juga [FULL] Penjelasan Basarnas Soal Proses Pencarian dan Evakuasi Jenazah Korban Pesawat Hilang Kontak di https://www.kompas.tv/regional/644633/full-penjelasan-basarnas-soal-proses-pencarian-dan-evakuasi-jenazah-korban-pesawat-hilang-kontak
#jenazah #pesawathilangkontak #pesawatatr42500
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/644634/proses-identifikasi-jenazah-korban-pesawat-atr-42-500-dilakukan-di-rs-bhayangkara