KOMPAS.TV - Indonesia resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian untuk Gaza, yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Penandatanganan pakta dilakukan di sela rangkaian World Economic Forum 2026, di Davos, Swiss, Kamis siang waktu setempat.
Selain Indonesia, turut hadir kepala negara dari Turki, Arab Saudi, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, dan Uni Emirat Arab. Kedelapan negara ini menandatangani pakta yang menandakan resminya pembentukan Dewan Perdamaian Gaza.
Di momen ini, Presiden Prabowo Subianto duduk di samping Presiden AS Donald Trump. Keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza menandakan komitmen negara menjaga proses transisi Gaza tetap mengarah pada solusi dua negara atau two state solution.
Presiden Prabowo Subianto menilai Dewan Perdamaian Gaza yang baru dibentuk dapat memperlebar jalan menuju perdamaian di Gaza.
Indonesia akan menggunakan keanggotaannya di dalam badan yang diketuai oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump ini untuk menyuarakan penghentian kekerasan, perlindungan warga sipil dan akses kemanusiaan, serta pemulihan tata kelola sipil Palestina.
Menurut Prabowo, penderitaan warga Gaza pun kini berangsur berkurang, seiring dengan semakin banyaknya dukungan demilitarisasi di Gaza.
Baca Juga Trump Batal Undang Kanada Bergabung dalam Dewan Perdamaian, Biaya Keanggotaan Disebut Penyebabnya di https://www.kompas.tv/internasional/645769/trump-batal-undang-kanada-bergabung-dalam-dewan-perdamaian-biaya-keanggotaan-disebut-penyebabnya
#presidenprabowo #donaldtrump #dewanperdamaian #gaza
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/645812/duduk-berdampingan-dengan-trump-presiden-prabowo-teken-piagam-dewan-perdamaian-gaza