SEMARANG, KOMPAS.TV - Kenaikan harga emas yang terjadi hampir setiap hari berdampak pada menurunnya minat beli masyarakat.
Kondisi ini dirasakan langsung oleh pemilik toko emas, yang mengaku aktivitas jual beli kini jauh lebih sepi dibandingkan sebelumnya.
Di Toko Emas Dewi Sri Kranggan, Kota Semarang, aktivitas jual beli terlihat sepi pembeli. Pemilik toko emas, Bambang Juwono, mengatakan kenaikan harga emas membuat masyarakat berpikir panjang sebelum membeli atau melepas emas milik mereka.
Menurutnya, meskipun ada sebagian masyarakat yang melepas emas mereka, namun jumlahnya tidak terlalu banyak. Banyak pemilik emas yang masih menahan barang mereka dan berharap harga emas semakin naik. Namun di sisi lain, daya beli masyarakat mengalami penurunan cukup tajam.
Sementara itu, salah satu pembeli bernama Wulan mengaku kenaikan harga emas yang terjadi hampir setiap hari sangat memberatkan dirinya sebagai konsumen. Meski ia tetap membeli, namun ukuran gram yang didapat menjadi sedikit.
Agar transaksi emas bisa kembali normal, mereka berharap kondisi global segera kondusif, sehingga daya beli masyarakat kembali normal.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga Direksi OJK-BEI Baru, CEO Danantara Rosan Optimistis Pasar Modal Indonesia Tumbuh Positif di https://www.kompas.tv/regional/647911/direksi-ojk-bei-baru-ceo-danantara-rosan-optimistis-pasar-modal-indonesia-tumbuh-positif
#emas #emasmahal #hargaemas
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/647921/toko-emas-sepi-pembeli-imbas-harga-emas-melambung-tinggi-kompas-siang