JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait ramainya warga mengeluhkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang mendadak dinonaktifkan.
Dia mengatakan bahwa penonaktifan sejumlah peserta PBI JK guna meningkatkan kualitas dan tata kelola program JKN supaya lebih tepat sasaran dan melindungi masyarakat miskin dan tidak mampu.
Namun, ia meminta agar terjadinya pemutakhiran data dan tidak memicu keributan.
"Jangan sampai yang sakit, tiba-tiba begitu mau cuci darah, tiba-tiba nggak berhak, kan itu kayaknya kita konyol, padahal uang yang saya keluarin sama. Saya rugi di situ, uang keluar, image jelek jadinya, pemerintah rugi dalam hal ini," kata Purbaya kepada Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti saat rapat konsultasi pimpinan Komisi DPR RI soal jaminan sosial di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (9/2/2026).
Baca Juga Depan Pimpinan DPR, Menkeu Purbaya Analisis Ribut BPJS PBI: Menimbulkan Kejutan di https://www.kompas.tv/nasional/649499/depan-pimpinan-dpr-menkeu-purbaya-analisis-ribut-bpjs-pbi-menimbulkan-kejutan
#menkeu #purbaya #bpjs #dprri
Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Joshua
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/649536/rapat-di-dpr-menkeu-purbaya-semprot-bpjs-kesehatan-imbas-status-pbi-nonaktif-konyol