CIREBON, KOMPAS.TV - Fenomena tanah bergerak meresahkan warga di sejumlah daerah di Pulau Jawa.
Lima rumah rusak akibat tanah bergerak di Desa Gumulung Tonggoh, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Dua di antara kelima rumah tersebut bahkan sudah ditinggalkan penghuninya karena khawatir dampak tanah bergerak semakin parah.
Pergerakan tanah ini terjadi di sepanjang tebing Sungai Besar yang sangat berdekatan dengan permukiman warga.
Saat intensitas hujan tinggi, aliran sungai semakin mengikis tebing dan membuat kondisi tanah semakin labil.
Sementara di Semarang, Jawa Tengah, tanah bergerak merusak sejumlah jalan di warga Kampung Skip di Kelurahan Jangli Gabeng, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang rusak akibat tanah bergerak.
Sepuluh rumah milik warga pun rusak, lima di antaranya tak lagi bisa ditinggali.
Warga sudah merasakan dampak tanah bergerak sejak sebulan terakhir, kerusakannya semakin parah dua minggu belakangan akibat curah hujan tinggi.
Akibatnya, sejumlah warga mengungsi atau merogoh kocek dalam untuk membangun rumah lagi.
Mereka khawatir rumah mereka akan roboh sewaktu-waktu jika dampak tanah bergerak semakin parah.
Baca Juga Tanah Bergerak Meluas! 2 Dusun Terparah di Tegal Didata untuk Rumah Hunian Sementara di https://www.kompas.tv/nasional/649601/tanah-bergerak-meluas-2-dusun-terparah-di-tegal-didata-untuk-rumah-hunian-sementara
#tanahbergerak #cirebon #tegal
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/649635/tak-hanya-di-tegal-tanah-bergerak-rusak-rumah-warga-di-cirebon-dan-semarang-sapa-malam